Kembali ke JalanMu ya Allah
Suatu ketika ada seorang pemuda yang gagah mejalani hidupnya tanpa arah,
terbawa oleh gemerlapnya dunia, sehingga berbagai cara ia halalkan demi
satu keinginan yaitu kebahagian dan kesenangan. di saat siang hari ia
bekerja tapi tak pernah bisa menghasilkan, sehingga ia merasa kurang dan
kurang. malam hari ia berkumpul dengan teman-temannya bermabuk ria
berpesta narkoba, tapi ia sadari uang mengalir dan habis begitu saja.
hari demi hari, waktu demi waktu hingga pada akhirnya pemuda itu lewat
di sebuah gang sempit dekat rumahnya, ia tak sengaja mendengar lantunan
ayat-ayat Al-Qur'an di sebuah rumah yang tak jauh dari dalam gang
tersebut. Entah apa yang ada dalam pemikiran pemuda itu, ia berlari dan
masuk dalam rumah.
Keesokan hari saat masih lelap dalam tidurnya, Ibunya membangunkannya
dan berkata "nak bangun sudah siang..." tapi pemuda itu tetap saja
tertidur seakan tidak memperdulikan suara Ibunya, sekali lagi suara
Ibunya terdengar "nak bangun sudah siang kamu tidak kerja hari ini.."
tapi alangkah kagetnya si Ibu anak yang sangat dicintainya bangun dan
marah-marah pada ibunya, "ah... Ibu ini ganggu saja sich gak bisa lihat
orang lagi asyik...." Tapi sang ibu tetap saja berkata lembut kepada
sang anak " ya Ibu minta maaf, sudah sana, Ibu sudah siapkan sarapan di
meja makan buat kamu"... lagi-lagi pemuda itu tak bisa berkata baik
tetap saja marah dan dengan membanting bantal ia bangun dari tempat
tidurnya, sang Ibu hanya bisa mengelus dada dan beristigfar....
Namun sungguh hidayah Allah itu tak memandang siapa hambaNya, di mana
dan kapan Allah akan memberikan hidayah itu hanya Allah yang
berkehendak, hanya karena pemuda itu mendapatkan masalah besar hingga ia
tak bisa memecahkan masalah tersebut, pemuda itu berubah, bermula dari
ia coba cerita dengan seorang Bapak tua tentang masalahnya, Bapak tua
itu memberi saran untuk dia mejalankan sholat dan bertaubat kalau pemuda
itu percaya dan yakin dengan apa yang ia lakukan maka Allah akan
memberi jalan begitu kata Bapak tua tersebut.
Akhirnya pemuda itu mencoba saran dari Bapak tua tersebut, dengan penuh
kesungguhan dan kenyakinan, ia membuang semua perbuatan buruknya, bahkan
ia mencoba selalu mendengar ceramah dari web youtube dari Ust UJE, Ust
Arifin Ilham dan banyak lagi hingga pemuda itu tersadar begitu banyak
dosa yang pernah ia lakukan selama ini.
Pemuda itu berubah 360 derajat, ia hijrah dari berbuat kemungkaran
menjadi berbuat kebajikan rajin sholat dan selalu memohon ampun keda
Allah, hingga Allah kabulkan doanya diberikan ia jalan keluar atas
permasalahan yang ia dapatkan dan sampai saat ini pemuda itu menjadi
seorang yang selalu mejalankan perintah Allah dan menjauhkan dirinya
dari segala larangan Allah.
"Setiap
anak Adam pernah berbuat kesalahan/dosa dan sebaik-baik orang yang
berbuat dosa adalah mereka yang bertaubat (dari kesalahan tersebut)."
"Dan Akulah yang Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang."
surat Al-Baqarah : 160
"SesungguhnyaAllah
membentangkan tangan-Nya di siang hari untuk menerima taubat orang yang
berbuat kesalahan pada malam hari sampai matahari terbit dari barat."
hadis riwayat Imam Muslim dari Abu musa Al-Asy`ar
"Bersegaralah
kepada ampunan dari tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit
dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa yaitu
orang-orang yang menafkahkan hartanya baik di waktu lapang maupun sempit
dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang
dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. Dan juga
orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri
sendiri mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampunan terhadap
dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain
daripada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu,
sedang mereka mengetahui."
surat Ali Imran ayat: 133

Tidak ada komentar:
Posting Komentar